top of page
Search

Keamanan Jaringan IoT (Internet of Things) dan Tantangan yang Dihadapinya


Keamanan IoT
Sumber:(techfruit.com)

Hampir setiap aspek kehidupan kita saat ini semakin terhubung dengan teknologi. Salah satu perkembangan teknologi yang signifikan adalah Internet of Things (IoT), di mana berbagai perangkat seperti peralatan rumah tangga, kendaraan, dan bahkan pakaian dapat terhubung ke internet untuk saling berkomunikasi dan bertukar data. Namun, semakin meluasnya konektivitas ini juga membawa tantangan baru terkait dengan keamanan jaringan IoT. Artikel KMTek kali ini akan menjelaskan mengenai pentingnya keamanan dalam jaringan IoT serta tantangan-tantangan yang dihadapinya.


Pengantar Internet of Things (IoT)

IoT
Symber:(seecontrol.com)

Keamanan jaringan IoT adalah serangkaian tindakan yang diambil untuk melindungi perangkat terhubung dalam jaringan IoT dari ancaman siber dan risiko yang dapat mengancam kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data serta operasional perangkat tersebut. IoT merujuk pada jaringan perangkat fisik yang saling terhubung dan berkomunikasi melalui internet. Ini mencakup berbagai hal, mulai dari perangkat rumah tangga pintar hingga kendaraan otonom. Namun, semakin banyaknya perangkat terhubung juga membawa masalah keamanan yang lebih kompleks.


Mengapa Keamanan Jaringan IoT Penting?

Big Data IoT
Sumber:(scnsoft.com)

Dalam era di mana data memiliki peran krusial, melindungi informasi pribadi dan data sensitif adalah suatu keharusan. Perangkat IoT seringkali mengumpulkan dan berbagi data sensitif, seperti kebiasaan pengguna dan preferensi. Jika tidak diatur dengan baik, data ini dapat jatuh ke tangan yang salah dan disalahgunakan. Berikut beberapa alasan mengapa keamanan jaringan pada IoT sangat penting.


1. Melindungi Data Pribadi Pengguna

Dengan semakin banyaknya perangkat yang terhubung dalam jaringan IoT, data pribadi pengguna seperti kebiasaan, preferensi, dan lokasi dapat dengan mudah diakses. Keamanan yang buruk dapat mengakibatkan pencurian data dan pelanggaran privasi.


2. Mencegah Serangan DDoS

Perangkat IoT yang rentan dapat dimanfaatkan oleh penyerang untuk melancarkan serangan DDoS (Distributed Denial of Service), yang dapat membuat jaringan lumpuh dan menyebabkan gangguan serius.


Tantangan Keamanan dalam Jaringan IoT

BotNet di IoT
Sumber:(iotforall.com)

Keamanan jaringan IoT memiliki tantangan tersendiri karena melibatkan sejumlah perangkat yang terhubung, seringkali dengan sumber daya terbatas dan desain yang rentan. Beberapa tantangan keamanan yang perlu diatasi dalam jaringan IoT meliputi:


1. Keterbatasan Sumber Daya Perangkat

Sebagian besar perangkat IoT memiliki keterbatasan dalam hal daya dan kapasitas komputasi. Hal ini membuat implementasi keamanan yang kuat menjadi sulit karena perlunya keseimbangan antara fungsionalitas dan penggunaan sumber daya.

2. Rentan terhadap Serangan DDoS

Serangan Distribusi Denial of Service (DDoS) dapat membuat perangkat IoT menjadi lumpuh dan tidak berfungsi. Serangan ini dapat membanjiri perangkat dengan lalu lintas internet palsu, membuatnya tidak dapat berkomunikasi atau beroperasi.


3. Rendahnya Standar Keamanan

Industri IoT belum sepenuhnya mengadopsi standar keamanan yang seragam. Beberapa produsen mungkin mengabaikan praktik terbaik keamanan, meninggalkan celah yang dapat dimanfaatkan oleh penyerang.


4. Peningkatan Serangan Malware

Perangkat IoT yang tidak memiliki perlindungan yang memadai dapat menjadi target empuk bagi serangan malware. Malware dapat merusak perangkat, mencuri informasi sensitif, atau mengendalikan perangkat untuk tujuan jahat.


5. Tantangan Enkripsi

Menerapkan enkripsi pada perangkat dengan sumber daya terbatas bisa menjadi sulit. Enkripsi yang lemah dapat mengakibatkan data yang dikirim dan diterima menjadi rentan terhadap penyadapan. Penting untuk mengenkripsi data yang dikirimkan antar perangkat IoT. Enkripsi ini melindungi informasi dari akses yang tidak sah dan memastikan integritas data selama transmisi.


Strategi Mengatasi Tantangan Keamanan IoT

Autentikasi Pada IoT
Sumber:(loginradius.com)

Untuk membuat sebuah perangkat IoT memiliki sebuah tantangan tersendiri sehingga memerlukan strategi untuk mengatasi tantangan pada keamanan IoT sebagi berikut:


1. Peningkatan Kesadaran Keamanan

Penting bagi pengguna dan produsen untuk meningkatkan kesadaran tentang risiko keamanan dalam jaringan IoT. Dengan pemahaman yang lebih baik, langkah-langkah pencegahan dapat diambil lebih efektif.


2. Penggunaan Teknologi Otentikasi

Penggunaan teknologi otentikasi, seperti autentikasi dua faktor, dapat membantu melindungi perangkat IoT dari akses yang tidak sah. Ini dapat membuat sulit bagi penyerang untuk meretas perangkat.


3. Penetapan Standar Keamanan

Industri perlu bekerja sama untuk mengembangkan dan menerapkan standar keamanan yang ketat untuk perangkat IoT. Hal ini akan membantu mengurangi celah keamanan dan meningkatkan perlindungan secara keseluruhan.


Teknologi Keamanan untuk IoT

Teknologi Blockchain
Sumber:(iot.eetimes.com)

Dalam menjaga keamanan untuk IoT diperlukan sebuah bantuan teknologi terkini yang dapat menjaga sistem IoT lebih aman, berikut merupakn contoh teknologinya:


1. Blockchain

Teknologi blockchain dapat membantu memastikan keamanan dalam jaringan IoT. Dengan struktur yang terdesentralisasi dan transparan, blockchain dapat melindungi integritas data dan transaksi.


2. Keamanan Berbasis AI

Kecerdasan buatan (AI) dapat digunakan untuk mengenali pola-pola aneh dalam perilaku perangkat IoT. Ini membantu mendeteksi potensi serangan atau pelanggaran keamanan.


Tantangan Masa Depan dalam Keamanan IoT

Tantangan Masa Depan IoT
Sumber:(colocationamerica.com)

Semakin berkembangnya sebuah teknologi maka akan timbul sebuah tantangan untuk kedepanya, khusunya Keamanan IoT, berikut tantangan yang masa depan untuk keamanan IoT sendiri:


1. Skalabilitas

Dengan pertumbuhan yang pesat dalam jumlah perangkat IoT, menjaga keamanan dalam skala besar menjadi semakin rumit.


2. Kekurangan Tenaga Ahli

Bidang keamanan IoT membutuhkan lebih banyak tenaga ahli yang dapat mengatasi ancaman yang semakin kompleks dan berkembang.


Pengaturan Keamanan Standar

Keamanan Standar IoT
Sumber:(thehackernews.com)

Pengaturan keamanan yang baik membawa sejumlah manfaat, termasuk melindungi data pribadi pengguna, mencegah serangan terhadap infrastruktur penting, dan membangun kepercayaan pelanggan terhadap teknologi IoT. Maka dari itu dibutuhkan langkah-langkah untuk mencapai tujuan tersebut, berikut langkah-langkahnya.


1. Penggunaan Sandi Kuat

Penting untuk menggunakan sandi yang kuat dan kompleks pada perangkat IoT untuk mengurangi risiko akses yang tidak sah. Sandi yang lemah dapat mudah ditebak atau ditembus oleh peretas.


2. Pembaruan Perangkat Lunak Teratur

Memastikan perangkat lunak IoT selalu diperbarui membantu dalam mengatasi kerentanannya terhadap serangan yang telah diidentifikasi sebelumnya. Perangkat lunak yang tidak diperbarui dapat menjadi titik lemah dalam jaringan.


3. Segmentasi Jaringan

Memisahkan jaringan IoT dari jaringan utama dapat membantu mengendalikan akses dan menyediakan lapisan tambahan keamanan. Ini juga membatasi dampak serangan jika salah satu perangkat terinfeksi.


4. Enkripsi Data

Mengenkripsi data yang ditransmisikan antara perangkat dan server dapat melindungi informasi dari mata-mata yang tidak sah. Ini menjaga kerahasiaan data bahkan jika data tersebut dicuri. Teknik enkripsi modern, seperti protokol TLS, dapat digunakan untuk melindungi integritas dan kerahasiaan data.


5. Otentikasi Dua Faktor

Menerapkan otentikasi dua faktor membantu memastikan bahwa hanya pengguna yang sah yang dapat mengakses perangkat dan data. Pengguna harus memberikan bukti identitas melalui metode kedua sebelum diizinkan mengakses perangkat.

6. Keamanan Fisik Perangkat IoT

Selain keamanan siber, perlindungan terhadap akses fisik juga penting. Perangkat IoT harus ditempatkan di lokasi yang aman dan terlindungi dari manipulasi yang tidak sah.


7. Monitoring Aktivitas Jaringan

Melacak aktivitas jaringan secara berkala memungkinkan deteksi dini terhadap perilaku mencurigakan. Solusi pemantauan canggih dapat memberikan peringatan dini tentang ancaman potensial. Solusi SIEM (Security Information and Event Management) dapat digunakan untuk analisis keamanan yang lebih baik.


Segmentasi Jaringan dan Isolasi


Segmentasi Jaringan IoT
Sumber:(ckd3.com)

Segmentasi jaringan adalah praktik membagi jaringan menjadi beberapa segmen kecil yang berisiko lebih rendah. Isolasi, di sisi lain, mengacu pada memisahkan perangkat atau segmen jaringan untuk mencegah pergerakan bebas yang tidak diinginkan. Dalam konteks IoT, ini berarti membatasi akses yang tidak sah antar perangkat yang dapat mengurangi risiko serangan dan penyebaran malware. Dengan ribuan perangkat IoT yang terhubung, serangan terhadap salah satu perangkat dapat dengan cepat menyebar ke yang lain. Ini dapat mengakibatkan risiko data dicuri, manipulasi perangkat, atau bahkan pengambilalihan jaringan. Segmentasi jaringan membantu mengatasi masalah ini dengan memisahkan perangkat berdasarkan fungsinya dan memberlakukan kebijakan akses yang ketat.


Manfaat Segmentasi Jaringan dan Isolasi

Segmentasi dan Isolasi IoT
Sumber:(bankinfosecurity.com)

Segmentasi dan isolasi jaringan untuk memisahkan perangkat IoT dari jaringan inti dan aplikasi kritis memiliki manfaat sebagai berikut:

  • Pencegahan Serangan Lateral: Segmentasi mencegah pergerakan lateral serangan, yang mengurangi dampak serangan jika satu segmen terinfeksi.

  • Kontrol Akses yang Ketat: Isolasi memastikan hanya perangkat yang memiliki izin khusus yang dapat berinteraksi, mengurangi risiko akses yang tidak sah.

  • Pengurangan Dampak Pelanggaran Keamanan: Dalam kasus pelanggaran, hanya segmen terisolasi yang terpengaruh, menjaga bagian lain dari jaringan tetap aman.

Pemantauan dan Analisis Keamanan IoT

Arsitektur Sistem monitoring IoT
Sumber:(learn.microsoft.com)

Pemantauan keamanan melibatkan pengawasan konstan terhadap aktivitas jaringan perangkat IoT. Ini melibatkan pengumpulan dan analisis data untuk mendeteksi pola yang mencurigakan. Melalui pemantauan ini, ancaman dapat diidentifikasi lebih awal, sehingga tindakan pencegahan dapat diambil. Analisis keamanan melibatkan evaluasi mendalam terhadap potensi kerentanan perangkat. Ini mencakup pemeriksaan kode perangkat, identifikasi celah keamanan, dan mengembangkan solusi untuk mengatasinya. Analisis ini membantu memperkuat keamanan perangkat IoT secara keseluruhan.


Kesimpulan

Keamanan jaringan IoT adalah aspek kritis dalam perkembangan teknologi yang semakin terhubung. Dengan memahami tantangan dan mengambil langkah-langkah yang tepat, kita dapat menjaga informasi pribadi dan keamanan jaringan tetap terlindungi. Adopsi praktik keamanan yang kuat dan meningkatkan kesadaran akan risiko juga menjadi kunci untuk menghadapi tantangan yang dihadapi oleh jaringan IoT. Nah, itulah penjelasan mengenai keamanan jaringan pada IoT, semoga bermanfaat dan selamat berkarya!


PT. Karya Merapi Teknologi

contact @kmtech.id


Follow sosial media kami dan ambil bagian dalam berkarya untuk negeri!



Sumber:

Hastag:


253 views0 comments

Comments


bottom of page