google-site-verification=1ObxJ_jlSGXSRxJRbYA-mn40FodIBT944tWRxFYGdnQ
top of page
Search

Panduan Lengkap Memahami Konsep Perulangan di Bahasa Pemrograman C

Updated: Aug 29


Gambar: Kode pemrograman PHP ditampilkan di layar laptop, digunakan untuk mengatur tema WordPress.
Sumber: kumparan.com

Dalam dunia pemrograman, efisiensi penulisan kode menjadi hal yang sangat penting, terutama ketika kita perlu mengeksekusi perintah yang sama berulang kali. Struktur perulangan dalam bahasa pemrograman C++ bertujuan agar programmer tidak perlu menuliskan perintah yang sama, cukup beberapa perintah saja. Hal ini tentunya sangat membantu ketika menangani data dalam jumlah besar.


Dasar-Dasar Perulangan dalam Bahasa C

Ada empat macam bentuk perulangan pada bahasa C dan secara umum perulangan ini dibagi dua, yaitu counted loop dan uncounted loop. Perulangan counted loop adalah jenis perulangan yang sudah pasti jumlah iterasinya, sedangkan uncounted loop adalah perulangan yang belum diketahui pasti berapa kali akan diulang.

Struktur perulangannya pada bahasa C++ terdiri dari dua bagian yang berbeda, yaitu kondisi perulangan dengan ekspresi Boolean dan harus dipenuhi untuk melakukan perulangan. Selain itu, terdapat isi atau badan perulangan yang berisi satu atau lebih pernyataan yang akan diulang.


Gambar: layar menampilkan kode pemrograman, menggambarkan proses konfigurasi jaringan dan pengaturan VLAN.
Sumber: kumparan.com

Perulangan FOR: Counted Loop yang Efisien

lgoritma perulangan For yang biasa dipakai untuk mengulang sebuah proses yang sudah diketahui jumlahnya. Struktur perulangan FOR terdiri dari tiga komponen utama:

  • Inisialisasi: Menentukan nilai awal variabel counter

  • Kondisi: Syarat yang harus dipenuhi untuk melanjutkan perulangan

  • Increment/Decrement: Perubahan nilai variabel counter setiap iterasi

Yang perlu diperhatikan adalah kondisi yang ada di dalam kurung setelah kata for. Sebagai contoh, dalam kode for (int i = 0; i<10; i++), hitungan dimulai dari 0, berlangsung selama i kurang dari 10, dan setiap iterasi i bertambah 1. Dilihat dari bagaimana penulisan coding dalam perulangan ini, struktur untuk For lebih efisien dari lainnya karena simpel. Perulangan FOR sangat cocok digunakan ketika kita sudah mengetahui pasti berapa kali proses harus diulang.


Memahami Perulangan WHILE: Fleksibilitas dalam Iterasi

Perulangan while merupakan perulangan yang termasuk dalam perulangan uncounted loop. Perulangan ini sangat cocok digunakan ketika jumlah iterasi belum diketahui secara pasti. Perulangan While banyak dipakai untuk program yang lebih terstruktur, namun berapa atau beberapa? jumlah perulangannya belum diketahui.

Karakteristik utama perulangan WHILE adalah kondisi diperiksa di awal sebelum mengeksekusi blok kode. Jika kondisi bernilai TRUE, maka blok kode akan dijalankan. Proses ini terus berlanjut hingga kondisi menjadi FALSE. Proses akan terus berlanjut hingga kondisinya bernilai FALSE atau salah, ditunjukkan dengan tanda =0. Hal ini memberikan fleksibilitas tinggi dalam pengendalian alur program.


Gambar: Kode JavaScript ditampilkan di layar dengan tampilan warna-warni.
Sumber: kumparan.com

Eksplorasi Perulangan DO-WHILE: Jaminan Eksekusi Minimal

Perulangan do/while sama seperti perulangan while, namun memiliki perbedaan fundamental. Perulangan ini hampir sama dengan perulangan While, bedanya ada pada statement perulangan yang dilakukan terlebih dahulu baru kondisinya di cek.

Keunggulan utama DO-WHILE adalah jaminan eksekusi minimal satu kali.

Perulangan Do While akan mendapatkan minimal satu kali perulangan, sedangkan untuk perulangan While bisa jadi tidak ada kondisi karena langsung bernilai FALSE. Perulangan do/while akan mengecek kondisi di belakang (sesudah mengulang), sedangkan while akan mengecek kondisi di depan atau awal (sebelum mengulang). Perbedaan ini sangat penting dalam konteks tertentu, seperti validasi input pengguna.


Kapan Menggunakan Jenis Perulangan yang Tepat

Gunakan FOR ketika:

  • Jumlah iterasi sudah diketahui pasti

  • Membutuhkan counter yang increment/decrement secara teratur

  • Ingin struktur kode yang kompak dan mudah dibaca

Gunakan WHILE ketika:

  • Jumlah iterasi belum diketahui

  • Kondisi penghentian bergantung pada input pengguna atau kondisi eksternal

  • Membutuhkan fleksibilitas dalam pengendalian perulangan

Gunakan DO-WHILE ketika:

  • Perlu memastikan blok kode dieksekusi minimal satu kali

  • Implementasi menu program yang harus ditampilkan setidaknya sekali

  • Validasi input yang memerlukan prompt awal

Dengan memahami karakteristik masing-masing jenis perulangan, programmer dapat menulis kode yang lebih efisien, mudah dibaca, dan sesuai dengan kebutuhan spesifik program yang dikembangkan. Semoga bermanfaat dan selamat berkarya!


PT. Karya Merapi Teknologi

 

Follow sosial media kami dan ambil bagian dalam berkarya untuk negeri!


Sumber:




Comments


Kami fokus dalam mendukung IoT Enthusiast untuk berkarya dan menghasilkan solusi teknologi, dari dan untuk negeri. Dalam perjalanannya, kami percaya bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi bangsa.

Phone: +62 813-9666-9556

Email: contact@kmtech.id

Location: Sedayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55752

RESOURCES

  • YouTube
  • Instagram
  • Facebook
  • LinkedIn

© 2023 by KMTek

bottom of page