google-site-verification=1ObxJ_jlSGXSRxJRbYA-mn40FodIBT944tWRxFYGdnQ Tren Edutech 2025: Platform Belajar Online Mengubah Pendidikan
top of page
Search

Tren Edutech 2025: Platform Belajar Online Mengubah Pendidikan


Gambar: Robot menyentuh angka 2025 dengan latar belakang teknologi digital, melambangkan perkembangan edutech dan pembelajaran online.
Sumber: berca.co.id

Pendidikan di Indonesia telah mengalami transformasi signifikan berkat kemajuan teknologi. Salah satu inovasi yang mendominasi adalah perkembangan Edutech yang merupakan singkatan dari Education Technology atau teknologi pendidikan. Sejak era pandemi COVID-19, Edutech telah memainkan peran krusial dalam mengubah cara belajar mengajar menjadi bersifat daring melalui teknologi komunikasi jarak jauh. Menurut riset pemerintah pada tahun 2021, jumlah startup Edutech di Indonesia telah mencapai sekitar 210 dan diprediksi akan terus meningkat hingga 10 tahun ke depan.


Apa Itu Edutech dan Tren Edutech 2025?

Edutech atau Education Technology merujuk pada penggunaan hardware dan software yang dirancang untuk meningkatkan kegiatan pembelajaran di ruang kelas dan hasil pendidikan secara keseluruhan. Dari segi teoritis, Edutech didasarkan pada pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu seperti komunikasi, pendidikan, sosiologi, psikologi, kecerdasan buatan atau AI, ilmu komputer, dan lain sebagainya.


Teknologi informasi dapat didefinisikan sebagai serangkaian tahapan penanganan informasi yang meliputi penciptaan sumber-sumber informasi, pemeliharaan saluran informasi, penerimaan informasi secara selektif, penyimpanan dan penelusuran informasi, serta penggunaan informasi. Perkembangan Edutech global maupun di Indonesia sangat pesat, terutama sejak munculnya pandemi. Menurut World Bank, jumlah pengguna aktif pada aplikasi Edutech meningkat hingga 200% pada saat pandemi, tepatnya Maret 2020.


Seiring perkembangan Edutech Indonesia, kini telah muncul berbagai jenis platform dengan peruntukan dan mekanisme yang berbeda-beda, antara lain: Learning Management System (LMS) yang membantu perencanaan studi, Software as a Services (SaaS) untuk pembelajaran online di bidang komputer, Massive Open Online Course (MOOC) yang memberikan akses fleksibel ke materi dari universitas terkemuka, serta E-Learning yang fokus pada penyajian materi secara online dengan konten interaktif.


Gambar: Pengguna headset VR dengan tampilan 2025 di acara teknologi futuristik.
Sumber: berca.co.id

Perbedaan Pembelajaran Konvensional vs Online

Metode pembelajaran konvensional merupakan pendekatan yang telah digunakan selama berabad-abad dengan ciri khas interaksi langsung antara guru dan siswa. Dalam sistem ini, guru dan siswa berkomunikasi secara tatap muka yang memungkinkan terjadinya diskusi, tanya jawab, dan klarifikasi materi secara real time. Materi pembelajaran umumnya disampaikan melalui buku, papan tulis, dan alat bantu visual seperti slide atau poster. Sistem pembelajaran tradisional biasanya memiliki jadwal yang terstruktur dengan ketat, menciptakan rutinitas dan disiplin di kalangan siswa. Keunggulan utamanya adalah fokus pada aspek sosial dan emosional, di mana tatap muka langsung memungkinkan siswa merasakan interaksi sosial secara nyata dan mengembangkan soft skills seperti kerja sama, empati, dan komunikasi. Sebaliknya, pembelajaran digital memanfaatkan internet dan berbagai platform digital untuk menyampaikan materi pendidikan.


Pembelajaran digital memungkinkan siswa untuk mengakses materi kapan saja dan di mana saja, selama terdapat koneksi internet. Hal ini memberikan fleksibilitas yang besar, terutama bagi mereka yang memiliki jadwal padat atau tinggal di daerah terpencil. Materi pembelajaran dapat disajikan dalam berbagai format, seperti video, podcast, e-book, simulasi interaktif, dan kuis daring. Keberagaman media ini dapat meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Banyak platform digital juga menyediakan fitur interaktif yang memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri dengan penyesuaian materi sesuai dengan kecepatan dan gaya belajar masing-masing. Penggunaan sistem manajemen pembelajaran memudahkan pendidik untuk melacak kemajuan belajar siswa melalui ujian online, tugas digital, dan laporan kemajuan yang dapat diakses secara langsung.


Dampak Positif Edutech untuk Siswa dan Guru

Dengan tren edutech 2025 yang terus berkembang, manfaat teknologi informasi dapat dirasakan oleh semua pihak dalam dunia pendidikan. Bagi siswa, teknologi memberikan akses tanpa batas kepada berbagai sumber materi pembelajaran. Internet membantu siswa menggali materi dari berbagai sumber tanpa terbatas pada buku dan perpustakaan sekolah yang terbatas. Aksesibilitas yang luas ini menjadi dukungan penting untuk pemenuhan rasa ingin tahu dan pengembangan pengetahuan. Pemanfaatan komputer atau handphone yang diperkuat internet memungkinkan aktivitas belajar berlangsung secara fleksibel dari mana saja tanpa terikat waktu.


Teknologi juga mampu menyediakan media pembelajaran yang bervariasi, mulai dari audio, video, hingga virtual reality yang memberikan pengalaman belajar baru yang lebih nyata. Penyajian materi secara beragam ini menjadi modal penting untuk meningkatkan minat belajar siswa dan membuat mereka lebih menikmati proses pembelajaran. Bagi guru, teknologi informasi membuka peluang untuk memperkaya sumber mengajar. Guru tidak hanya berpegangan pada materi dari buku terbitan lama, tetapi dapat menyajikan data dan informasi baru yang terhubung dengan perkembangan ilmu pengetahuan terkini. Pemanfaatan search engine seperti Google membantu guru menyediakan materi ajar mutakhir dan berkualitas.


Teknologi juga membantu pengajar menemukan berbagai metode mengajar yang lebih segar dan tidak monoton. Audio, video, hingga software e-learning memberikan angin segar untuk metode pengajaran. Dengan dukungan teknologi informasi, guru dapat menyediakan pembelajaran tanpa harus bertatap muka, membuat interaksi antara siswa dan guru menjadi lebih fleksibel dan leluasa. Sistem evaluasi terintegrasi pada platform daring juga memungkinkan penilaian dilakukan secara real time, sehingga guru dapat melacak kemajuan belajar siswa dengan lebih mudah dan efisien.


Gambar: Tampilan digital futuristik dengan tulisan ‘2025 loading’ di layar berwarna biru neon.
Sumber: forbes.com

Contoh Platform Edutech Populer

Di Indonesia, berbagai platform Edutech telah berkembang untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran online. PasarTrainer merupakan marketplace live training yang menghadirkan pengalaman pembelajaran langsung secara online maupun offline, menghubungkan penyedia program pelatihan dengan klien dari kalangan perusahaan maupun individu. Ruangguru menyediakan berbagai layanan belajar interaktif dengan video pembelajaran, latihan soal, dan bimbingan belajar untuk siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Zenius menawarkan pembelajaran berbasis video dengan pendekatan fundamental untuk memahami konsep dasar setiap materi pelajaran. Platform global yang juga populer di Indonesia termasuk Coursera, Udemy, dan Khan Academy yang menyediakan kursus dari berbagai universitas terkemuka di dunia.


Masa Depan Edutech di Indonesia

Masa depan Edutech di Indonesia sangat menjanjikan dengan tren yang mengarah pada penerapan model pembelajaran hibrida atau blended learning. Model ini menggabungkan kelebihan pembelajaran tradisional dan digital, memberikan fleksibilitas waktu dan tempat di mana siswa dapat mengikuti sebagian materi secara online dan sebagian lagi melalui tatap muka. Pendekatan hibrida memungkinkan pendidik menyusun strategi pembelajaran yang lebih personal, menyesuaikan materi dan metode evaluasi berdasarkan kemampuan serta minat siswa. Teknologi kecerdasan buatan akan semakin berperan dalam memberikan pengalaman belajar yang disesuaikan untuk setiap individu.


Namun, beberapa tantangan perlu diperhatikan dalam pengembangan Edutech di Indonesia. Kesenjangan digital masih menjadi isu utama karena tidak semua wilayah dan kalangan masyarakat memiliki akses yang sama terhadap teknologi digital. Hal ini dapat menimbulkan kesenjangan dalam kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Transformasi menuju pembelajaran digital juga memerlukan pelatihan khusus bagi para pendidik dan siswa untuk meningkatkan literasi digital. Guru harus dibekali dengan kemampuan mengoperasikan teknologi dan mengadaptasi metode pengajaran yang sesuai dengan platform digital.


Dengan perkembangan teknologi yang terus berlanjut dan antusiasme masyarakat terhadap inovasi pendidikan, Edutech di Indonesia diprediksi akan terus berkembang pesat. Teknologi informasi menjadi sarana penting untuk menunjang faktor-faktor pendidikan dari hulu ke hilir. Pemanfaatan teknologi informasi secara optimal dan strategis menjadi faktor penting meningkatnya kualitas pendidikan di era digital dan globalisasi. Integrasi teknologi dalam pendidikan bukan hanya tentang digitalisasi, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih inklusif, efektif, dan berkualitas untuk semua kalangan masyarakat Indonesia. Semoga bermanfaat dan selamat berkarya!

 

PT. Karya Merapi Teknologi

 

Follow sosial media kami dan ambil bagian dalam berkarya untuk negeri!

 

Sumber:

Kami fokus dalam mendukung IoT Enthusiast untuk berkarya dan menghasilkan solusi teknologi, dari dan untuk negeri. Dalam perjalanannya, kami percaya bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi bangsa.

Phone: +62 813-9666-9556

Email: contact@kmtech.id

Location: Sedayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55752

RESOURCES

  • YouTube
  • Instagram
  • Facebook
  • LinkedIn

© 2023 by KMTek

bottom of page