top of page
Search

Mengenal Ambient IoT dan Perangkat Pintar Tanpa Baterai

2 days ago
4 min read
iot
Sumber: Unsplash.com

Konsep Ambient IoT dan Bedanya dengan IoT Konvensional

Ambient IoT merupakan perkembangan dari Internet of Things yang memungkinkan objek sehari-hari memiliki kemampuan untuk terhubung dan bertukar informasi dengan sistem digital. Konsep ini berfokus pada perangkat yang dapat beroperasi dengan kebutuhan daya sangat rendah, bahkan dapat dirancang tanpa menggunakan baterai konvensional.


Pada IoT konvensional, perangkat biasanya membutuhkan sumber daya seperti baterai atau listrik untuk menjalankan sensor, prosesor, dan komunikasi. Perangkat kemudian mengumpulkan data dan mengirimkannya melalui jaringan. Ambient IoT mencoba mengurangi kebutuhan tersebut dengan memanfaatkan energi yang tersedia dari lingkungan sekitar.


Perbedaan tersebut membuat ambient IoT menarik untuk objek yang jumlahnya sangat banyak dan sulit dirawat satu per satu. Jika setiap perangkat menggunakan baterai, penggantian atau pengisian daya dapat menjadi pekerjaan yang membutuhkan waktu dan biaya. Sistem tanpa baterai dapat mengurangi kebutuhan pemeliharaan tersebut.


Ambient IoT tidak berarti perangkat tidak membutuhkan energi sama sekali. Perangkat tetap memerlukan energi untuk menjalankan fungsi elektroniknya, tetapi energi tersebut dapat diperoleh dari lingkungan. Konsep ini memungkinkan perangkat kecil menjalankan fungsi tertentu dengan konsumsi daya sangat rendah dan memanfaatkan sumber energi yang tersedia di sekitarnya.


Teknologi yang Memungkinkan Perangkat Tanpa Baterai Terhubung

Salah satu teknologi yang dapat mendukung Ambient IoT adalah energy harvesting. Pendekatan ini memungkinkan perangkat memperoleh energi dari lingkungan, misalnya melalui cahaya, gelombang radio, panas, atau gerakan. Energi yang terkumpul kemudian dapat digunakan untuk menjalankan fungsi sensor dan komunikasi dalam skala tertentu.


Cahaya menjadi salah satu sumber energi yang dapat dimanfaatkan melalui teknologi seperti sel fotovoltaik. Perangkat dapat memperoleh energi dari cahaya lingkungan untuk menjalankan komponen elektronik. Pendekatan ini dapat digunakan pada lokasi yang memiliki sumber pencahayaan cukup dan sesuai dengan kebutuhan konsumsi daya perangkat.


Gelombang radio juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi sekaligus media komunikasi. Perangkat dapat memperoleh energi dari sinyal radio yang tersedia di lingkungan, kemudian menggunakan energi tersebut untuk melakukan aktivitas tertentu. Teknologi ini menarik untuk perangkat yang berukuran kecil dan membutuhkan daya dalam jumlah sangat terbatas.


Selain sumber energi, komunikasi berdaya rendah juga menjadi bagian penting. Perangkat ambient IoT harus mampu mengirim informasi menggunakan energi seminimal mungkin. Karena itu, desain perangkat biasanya mempertimbangkan ukuran data, jarak komunikasi, frekuensi pengiriman, serta kemampuan perangkat dalam memanfaatkan energi yang tersedia.


Contoh Objek Sehari-hari yang Bisa Jadi Ambient IoT

Produk retail dapat menjadi salah satu objek yang berpotensi menggunakan konsep Ambient IoT. Label atau kemasan tertentu dapat dilengkapi teknologi yang memungkinkan objek tersebut dikenali dan dilacak secara digital. Informasi seperti lokasi atau keberadaan produk kemudian dapat digunakan oleh sistem inventaris.


Dalam lingkungan gudang, berbagai barang dapat diberi perangkat atau label pintar untuk membantu proses identifikasi. Ketika barang berpindah tempat, sistem dapat memperoleh informasi mengenai pergerakan tersebut. Pendekatan ini dapat membantu mengurangi proses pencatatan manual pada lingkungan yang memiliki jumlah barang sangat banyak.


Ambient IoT juga berpotensi digunakan pada kemasan makanan dan produk konsumsi. Setiap produk dapat memiliki identitas digital yang memungkinkan sistem mengetahui keberadaan atau pergerakannya. Jika diterapkan dalam skala besar, teknologi tersebut dapat membantu perusahaan memperoleh informasi rantai pasok secara lebih terperinci.


Objek lain seperti pakaian, kartu, dokumen, dan berbagai benda sehari-hari juga berpotensi memperoleh kemampuan konektivitas. Namun, bentuk penerapannya bergantung pada ukuran perangkat, kebutuhan daya, biaya, serta jenis informasi yang ingin dikumpulkan. Tidak semua objek membutuhkan kemampuan komunikasi aktif sepanjang waktu.


Manfaat Ambient IoT untuk Retail dan Logistik

Dalam sektor retail, ambient IoT dapat membantu meningkatkan visibilitas terhadap persediaan. Produk yang memiliki identitas digital dapat lebih mudah dipantau keberadaannya. Informasi tersebut dapat membantu perusahaan memahami jumlah dan lokasi barang tanpa harus melakukan pemeriksaan manual secara terus-menerus.


Teknologi ini juga dapat membantu proses pengelolaan gudang. Barang dapat dikenali dan dilacak ketika masuk, dipindahkan, atau keluar dari fasilitas. Jika perangkat tidak membutuhkan baterai yang harus diganti secara berkala, kebutuhan pemeliharaan pada jutaan objek dapat berkurang secara signifikan.


Pada sektor logistik, informasi mengenai pergerakan barang dapat digunakan untuk meningkatkan pemantauan rantai pasok. Sistem dapat memperoleh data dari berbagai titik sehingga perusahaan memiliki gambaran lebih jelas mengenai perjalanan produk. Informasi tersebut dapat membantu proses pelacakan dan pengelolaan inventaris.


Skala menjadi salah satu keunggulan yang menarik dari ambient IoT. Perangkat berbiaya rendah dan konsumsi energi kecil dapat memungkinkan konektivitas diterapkan pada jumlah objek yang jauh lebih banyak. Dengan demikian, benda yang sebelumnya tidak ekonomis untuk dipasangi perangkat IoT dapat memperoleh identitas dan kemampuan pemantauan digital.


Tantangan Skalabilitas dalam Penerapan Ambient IoT

Meskipun memiliki potensi besar, ambient IoT menghadapi tantangan dalam penerapan berskala besar. Salah satunya adalah kebutuhan membuat perangkat dengan ukuran kecil, harga terjangkau, dan konsumsi energi sangat rendah. Semua kebutuhan tersebut harus dipenuhi tanpa mengurangi fungsi utama perangkat.


Ketersediaan energi lingkungan juga tidak selalu sama. Cahaya, gelombang radio, suhu, dan sumber energi lainnya dapat berubah berdasarkan lokasi dan kondisi. Sistem harus dirancang agar mampu bekerja dengan energi yang tersedia. Hal ini menjadi tantangan ketika perangkat ditempatkan pada lingkungan yang memiliki sumber energi terbatas.


Jumlah perangkat yang sangat besar juga membutuhkan infrastruktur jaringan yang mampu menangani komunikasi dalam skala tinggi. Sistem harus dapat mengelola identitas perangkat, data, keamanan, serta lalu lintas komunikasi secara efisien. Pengelolaan jutaan atau bahkan miliaran objek membutuhkan arsitektur yang dirancang sejak awal untuk skalabilitas.

iot
Sumber: Unsplash.com

Keamanan dan privasi juga perlu diperhatikan ketika semakin banyak objek terhubung ke jaringan. Setiap perangkat dapat menjadi bagian dari ekosistem digital sehingga mekanisme autentikasi dan pengelolaan data perlu dipertimbangkan. Dengan perkembangan teknologi energi dan komunikasi, ambient IoT berpotensi memperluas konektivitas hingga objek yang sebelumnya sulit dihubungkan. Semoga bermanfaat dan selamat berkarya!


PT. Karya Merapi Teknologi

 

Follow sosial media kami dan ambil bagian dalam berkarya untuk negeri!


Sumber:

 
 
 

Comments


Kami fokus dalam mendukung IoT Enthusiast untuk berkarya dan menghasilkan solusi teknologi, dari dan untuk negeri. Dalam perjalanannya, kami percaya bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi bangsa.

Phone: +62 851-3920-2835

Email: contact@kmtech.id

Location: Sedayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55752

RESOURCES

  • YouTube
  • Instagram
  • Facebook
  • LinkedIn

© 2023 by KMTek

bottom of page