top of page
Search

Teknologi dalam Industri Periklanan Digital: Targeted Ads dan Programmatic Advertising

Advertising KMTek
Sumber: bobo.grid.id

Teknologi memainkan peran yang sangat penting dalam periklanan digital. Dengan perkembangan teknologi, periklanan telah mengalami transformasi besar dari metode tradisional menjadi lebih efisien dan efektif. Penggunaan teknologi seperti big data, machine learning, dan algoritma canggih memungkinkan pengiklan untuk menyasar audiens dengan lebih tepat dan personal. Melalui targeted ads, iklan dapat disesuaikan berdasarkan demografi, geografi, minat, dan perilaku pengguna, sehingga meningkatkan relevansi dan efektivitas kampanye iklan. Selain itu, teknologi programmatic advertising memungkinkan pembelian dan penempatan iklan secara otomatis dalam waktu nyata (real-time), yang tidak hanya menghemat waktu tetapi juga biaya. Dengan teknologi ini, pengiklan dapat mengoptimalkan anggaran mereka dan mendapatkan ROI yang lebih tinggi. Selain itu, inovasi teknologi juga membantu dalam analisis data yang mendalam, memberikan wawasan berharga tentang perilaku konsumen dan tren pasar, yang sangat penting untuk merumuskan strategi pemasaran yang lebih baik.

 

Apa Itu Targeted Ads?

Targeted Ads adalah metode periklanan yang mengarahkan iklan secara khusus kepada kelompok audiens yang paling relevan dengan produk atau layanan yang ditawarkan. Konsep ini memungkinkan pengiklan untuk menyampaikan pesan yang lebih tepat sasaran dibandingkan dengan iklan tradisional yang cenderung bersifat umum dan menyasar audiens yang luas tanpa mempertimbangkan preferensi individu. Perbedaan utama antara targeted ads dan iklan tradisional terletak pada tingkat personalisasi dan relevansi. Iklan tradisional sering kali bersifat satu arah dan tidak mempertimbangkan kebutuhan atau minat spesifik audiens, sementara targeted ads dirancang untuk menarik perhatian individu berdasarkan data spesifik mereka.

 

Metode Targeting Ads

1. Berdasarkan Demografi

Targeting demografi melibatkan segmentasi audiens berdasarkan karakteristik demografis seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, status pernikahan, dan pendapatan. Misalnya, sebuah perusahaan kosmetik mungkin menargetkan iklan mereka kepada wanita berusia 18-35 tahun yang tertarik pada produk kecantikan. Dengan memahami karakteristik demografis ini, pengiklan dapat menyampaikan pesan yang lebih relevan dan menarik bagi segmen pasar tertentu.

 

2. Berdasarkan Geografi

Targeting geografi adalah metode di mana iklan disesuaikan berdasarkan lokasi geografis audiens. Ini bisa berupa negara, wilayah, kota, atau bahkan kode pos tertentu. Misalnya, sebuah restoran lokal dapat menargetkan iklan mereka kepada orang-orang yang tinggal di kota atau lingkungan terdekat. Dengan cara ini, pengiklan dapat menjangkau audiens yang paling mungkin tertarik dengan produk atau layanan yang tersedia di lokasi tertentu. Hal ini juga memungkinkan penyesuaian iklan berdasarkan kondisi lokal, seperti cuaca atau acara khusus di daerah tersebut.

 

3. Berdasarkan Minat dan Perilaku

   Targeting berdasarkan minat dan perilaku melibatkan analisis aktivitas online dan preferensi audiens. Data yang dikumpulkan dari riwayat pencarian, interaksi di media sosial, pembelian online, dan aktivitas lainnya digunakan untuk memahami minat dan kebiasaan audiens. Misalnya, seseorang yang sering mencari informasi tentang fitness dan kesehatan mungkin akan menerima iklan untuk produk kebugaran atau nutrisi. Dengan metode ini, iklan dapat disesuaikan dengan minat dan kebutuhan spesifik individu, sehingga meningkatkan kemungkinan respon positif dan konversi.

Advertising KMTek
Sumber: kaptenseo.com

 Apa Itu Programmatic Adversiting?

Programmatic Advertising adalah metode periklanan digital yang menggunakan teknologi otomatis untuk membeli dan menjual ruang iklan secara real-time. Berbeda dengan metode tradisional yang memerlukan negosiasi manual antara pengiklan dan penerbit, programmatic advertising menggunakan algoritma dan platform khusus seperti DSP (Demand-Side Platforms) dan SSP (Supply-Side Platforms) untuk mengotomatiskan proses tersebut. Melalui sistem ini, pengiklan dapat menargetkan audiens yang lebih spesifik berdasarkan data demografis, geografis, minat, dan perilaku. Proses RTB (Real-Time Bidding) memungkinkan pengiklan untuk menawar ruang iklan yang tersedia dalam hitungan milidetik, memastikan bahwa iklan mereka ditampilkan kepada pengguna yang paling relevan pada waktu yang tepat.

 

Mekanisme Kerja Programmatic Advertising

1. Real-Time Bidding (RTB)

RTB (Real-Time Bidding) adalah proses otomatis di mana ruang iklan digital dibeli dan dijual melalui lelang instan yang berlangsung dalam hitungan milidetik. Ketika pengguna mengunjungi situs web, data tentang halaman dan profil pengguna dikirim ke platform lelang. Pengiklan yang tertarik kemudian mengajukan tawaran, dan tawaran tertinggi memenangkan lelang, sehingga iklan langsung ditampilkan kepada pengguna. RTB memungkinkan pengiklan untuk membeli ruang iklan secara efisien dan menargetkan audiens yang relevan.

 

2. Platform Demand-Side (DSP) dan Supply-Side (SSP)

Platform Demand-Side (DSP) digunakan oleh pengiklan untuk membeli ruang iklan secara otomatis, mengelola kampanye, dan menargetkan audiens. DSP terintegrasi dengan data pihak ketiga untuk meningkatkan targeting. Platform Supply-Side (SSP) digunakan oleh penerbit untuk menjual ruang iklan mereka dan memaksimalkan pendapatan dengan mengakses banyak pengiklan melalui RTB. SSP memungkinkan penerbit mengontrol harga dan kebijakan iklan. DSP dan SSP bekerja sama untuk membuat proses periklanan lebih efisien dan terukur.

 

Manfaat Penggunaan Iklan Programmatic Advertising dan Targeted Ads

1. Penargetan yang Lebih Tepat

Teknologi Programmatic Advertising dan Targeted Ads memungkinkan pengiklan untuk menargetkan audiens yang lebih spesifik berdasarkan demografi, geografi, minat, dan perilaku pengguna. Hal ini meningkatkan kemungkinan iklan dilihat oleh orang yang benar-benar tertarik dengan produk atau layanan yang ditawarkan.

 

2. Efisiensi Pengeluaran Iklan

Melalui proses otomatisasi dan penggunaan real-time bidding, pengiklan dapat mengoptimalkan pengeluaran iklan mereka. Mereka dapat menyesuaikan anggaran mereka untuk memaksimalkan hasil, menghindari pemborosan anggaran pada audiens yang tidak relevan, dan meningkatkan ROI.

 

3. Iklan yang Lebih Personal dan Relevan

Dengan analisis data yang mendalam, iklan dapat dipersonalisasi untuk mencerminkan minat, preferensi, dan kebutuhan individu. Ini membuat pengalaman pengguna lebih positif karena mereka melihat iklan yang lebih relevan dan bermanfaat.


Advertising KMTek
Sumber: blog.ipleaders.in

Penggunaan teknologi dalam pengiklanan Programmatic Advertising dan Targeted Ads memberikan manfaat yang signifikan bagi pengiklan dan konsumen. Dengan penargetan yang lebih tepat, efisiensi pengeluaran iklan, dan iklan yang lebih personal, teknologi ini meningkatkan ROI pengiklan sambil meningkatkan pengalaman pengguna dengan menyajikan konten yang relevan dan bermanfaat. Hal ini juga mendorong inovasi dalam strategi pemasaran, memperluas peluang untuk mencapai audiens dengan cara yang lebih kreatif dan efektif. Nah, seperti itulah penjelasan mengenai perkembangan teknologi quantum computing. Semoga bermanfaat dan selamat berkarya!

 

PT. Karya Merapi Teknologi


Follow sosial media kami dan ambil bagian dalam berkarya untuk negeri!


Sumber:

https://ekonomi.republika.co.id/berita/qquf6v7017000/apa-itu-targeted-advertising?



 

73 views0 comments

Comments


bottom of page