Search

Kilas Balik Penggunaan Internet of Things

Updated: Jun 5, 2021


Ilustrasi modernisasi teknologi
Ilustrasi modernisasi teknologi

Sumber : Geralt from Pixabay


Internet of Things tampaknya memang sangat menjanjikan untuk mempermudah segala pekerjaan sekaligus memberikan benefit tertentu kepada penggunanya. Terkadang dengan segala kecanggihan yang ditawarkan membuat manusia menjadi penasaran tentang awal mula tercetusnya ide IoT. Tentunya bukanlah jalan yang mudah sampai menjadi perangkat modern seperti sekarang, ribuan trial and error dilakukan untuk mendapatkan penemuan hebat. Terdapat beberapa tantangan yang menjadi hambatan utama dalam pembuatan IoT, yaitu menghubungkan kesenjangan antara dunia fisik dan maya yang berfungsi untuk menghubungi segala informasi melalui internet. Mereka memikirkan bagaimana mengumpulkan data secara real time dan mampu mengkonversinya ke dalam bentuk yang lebih sederhana sehingga output terakhir berbentuk sebagai sebuah format data yang tak ternilai keberadaannya.

Seiring waktu, dengan adanya perkembangan teknologi, IoT tidak hanya berfungsi untuk mengumpulkan data tetapi juga mampu menemukan, melacak, memantau, mengidentifikasi, sampai memicu hal tertentu secara otomatis. Dua komponen vital dalam pengembangan IoT adalah manusia dan teknologi. Manusia harus mampu mengembangkan dan membuat inovasi atas perubahan yang terjadi di dunia sehingga IoT senantiasa mengikuti perkembangan tren. Selain itu unsur teknologi yang berisi cloud, robot, dan sensor perlu dihubungkan dengan rumus algoritma tertentu. Penasaran bagaimana kelanjutan awal mula perjalanan Internet of Things? Yuk, simak penjelasan berikut!


Awal Mula Pengenalan Internet (1989 - 2003)


sumber : pixcel from pixabay
sumber : pixcel from pixabay

Pada awalnya, ide terbuatnya internet berasal dari keperluan militer Amerika Serikat yang bertujuan untuk mengantisipasi serangan nuklir. Jaringan ini hanya tersambung ke empat host utama hingga pada tahun 1977 dapat tersambung ke 111 komputer. Melihat benefit yang didapatkan dari jaringan ini membuat komputer menjadi banyak digunakan oleh masyarakat umum sehingga muncullah istilah "internet" di tahun 1982. Pada tahun 1990, seseorang yang bernama John Ronke membuat sebuah perangkat pemanggang roti yang dapat diaktifkan secara otomatis melalui jaringan TCP/IP. Penemuan ini terus dikembangkan dengan memberi tambahan robot untuk memasukkan roti ke dalam pemanggang. Hal ini ditujukan untuk membuat otomatisasi mesin dengan sistem end to end.

Tahun 1997, Paul Saffo membuat sebuah penjelasan mengenai sensor. Selanjutnya, pada tahun 1999, Kevin Ashton menemukan RFID (Radio Frequency Identification). RFID merupakan sebuah perangkat yang mampu mengumpulkan dan menyimpan data dari jarak jauh melalui gelombang radio yang disisipkan dalam produk atau makhluk hidup. Penemuan ini dianggap sebagai milestone dari commercialising Internet of Things. Penemuan besar ini akhirnya digunakan pada tingkatan yang lebih masif, sebagai contoh pada tahun 2003, RFID digunakan untuk militer Amerika Serikat dalam program Savi. Di tahun ini, RFID juga dijual secara komersial oleh ritel Walmart.


Perkembangan Penggunaan IoT Secara Masif (2005 - 2011)

Media The Guardian dan Boston Globe mengutip artikel seputar IoT pada tahun 2005 sehingga pengetahuan masyarakat terhadap IoT semakin meluas dan memancing masyarakat untuk mengenal sekaligus menggunakan IoT. Sampai pada tahun 2008, beberapa gabungan perusahaan mengeluarkan IPSO dengan tujuan mempromosikan penggunaan IP (Internet Protocol) dalam jaringan untuk mengaktifkan IoT. 2011 dapat dianggap sebagai tahun menuju keemasan IoT yang ditandai dengan kemunculan IPv6 yang menjadi titik awal pertumbuhan dan perkembangan IoT secara masif. IPv6 merupakan sebuah protokol internet versi terbaru yang dapat mengidentifikasi dan lokasi komputer di jaringan, terdiri dari kumpulan huruf dan angka sebagai petunjuk alamat paket-paket internet.

Penemuan ini memancing perusahaan seperti IBM dan Cisco untuk lebih membuat IoT menjadi lebih masif di kalangan masyarakat. Penerapan IoT mulai digunakan untuk sektor pendidikan, pertanian, dan lingkungan. Penyebaran penggunaan Internet of Things juga mulai merambah ke sektor industri, rumah tangga, kesehatan, informatika, dan geografis. Segala kemampuan yang dimiliki IoT didukung dengan adanya sensor yang dapat mengkonversi data fisik menjadi sinyal digital untuk nantinya dikumpulkan dalam big data.


Perkembangan IoT di Indonesia


Ilustrasi perkembangan penggunaan IoT
Ilustrasi perkembangan penggunaan IoT

Sumber : Geralt from Pixabay


Perkembangan internet maupun Internet of Things bukanlah hal yang mudah, terdapat beberapa kendala dalam regulasi sehingga perkembangannya menjadi terhambat. Beberapa hal yang menjadi masalah dalam pembuatan regulasi adalah tenaga kerja dalam negeri, standarisasi perangkat, dan standar frekuensi. Namun, regulasi tidak menghentikan inovasi IoT di Indonesia, hal ini dibuktikan dengan adanya pengembangan fungsi seperti tagging, monitoring, tracking, control, dan analysis. Kelima fungsi tersebut diharapkan dapat membantu dan menjadi dasar pengembangan semua sektor di Indonesia di masa depan. Pengembangan fungsi ini didukung oleh empat elemen, yaitu sensor, konektivitas, manusia, dan proses. Persatuan antara pegembangan fungsi dengan perangkat membuat perubahan baru pada big data. Jadi, perkembangan IoT dari tahun ke tahun akan selalu ada mengikuti perubahan kebutuhan manusia.

Maka dari itu, sebagai generasi muda Indonesia, berikan kontribusimu kepada negara dan dunia melalui Internet of Things! Kami tunggu inovasi besarmu!


"All of the biggest technological inventions created by man - the airplane, the automobile, the computer - says little about his intelligence, but speaks volumes about his laziness."

- Mark Kennedy (Author)



Follow sosial media kami dan ambil bagian dalam berkarya untuk negeri!

YouTube: https://www.youtube.com/c/KMTekIndonesia

Instagram: https://www.instagram.com/kmtek.indonesia/

Facebook: https://www.facebook.com/kmtech.id

LinkedIn: https://www.linkedin.com/company/kmtek



Referensi


Permana, A. 2019. Menilik Perkembangan IoT di Indonesia - Institut Teknologi Bandung. https://www.itb.ac.id/news/read/57158/home/menilik-perkembangan-iot-di-indonesia. Accessed on 21 April 2021.


Mulyono, j. A. 2019 Sejarah Singkat Perkembangan IoT. https://sis.binus.ac.id/2019/11/12/sejarah-singkat-perkembangan-iot/. Accesed on 22 April 2021


Ayu, M. G. 2020. Perkembangan dan Penggunaan IoT di Indonesia Tahun 2021 Diprediksi Meningkat. https://www.cloudcomputing.id/berita/perkembangan-dan-penggunaan-iot-di-indonesia. Accessed on 21 April 2021


Apri, J. (2015). INTERNET OF THINGS, SEJARAH, TEKNOLOGI DAN PENERAPANNYA: REVIEW. Ilmiah Teknologi Informasi Terapan, 1.


Wijaya, K. K. 2015. Bagaimana Perkembangan IoT di Indonesia?. https://id.techinasia.com/bagaimana-perkembangan-internet-of-things-di-indonesia. Accessed on 21 April 2021



89 views0 comments

Recent Posts

See All