Search

Apa Itu Komponen SMD? Yuk Baca Ini


KMTek_komponen SMD
Gambar 1.0 komponen SMD
Sumber : tahukahanda.com

Pernakah Readers mendengar kata SMD? Atau menggunakan komponen tersebut setiap hari? Atau bahkan belum pernah mendengar kata SMD tersebut? Di zaman milenial sekarang pasti Readers sering mendengarkan bahkan menggunakan kecanggihan teknologi yang ada bukan? Nah salah satu kecanggihan yang ada seperti ponsel, laptop, dan komputer itu menggunakan komponen SMD lho…

Untuk itu kita akan sedikit membahas tentang komponen SMD tersebut. Yuk simak penjelasan kali ini!


Pengertian Komponen SMD (Surface Mounted Device)

SMD atau Surface Mounted Device merupakan komponen eletronika modern yang diproduksi menggunakan metode surface mounting technologi (SMT).

Baca : https://www.kmtech.id/post/yuk-kenalan-tentang-smt


Hampir mirip dengan komponen elektronika pada umumnya hanya saja komponen SMD tidak mempunyai kaki-kaki.


KMTek_gambar komponen smd
Gambar 1.1 komponen SMD

Sumber : hasancell.com

Ketika merakit komponen SMD tersebut langsung ditempatkan pada sisi solder dari PCB. Jadi, komponen SMD itu langsung bersentuhan dengan PCB. Berbeda dengan komponen elektronika konvensional biasa yang memiliki kawat atau logam khusus sebagai kaki-kakinya, maka SMD memiliki dua atau leih sisi yang permukaannya berupa logam khusus yang berfungsi layaknya kaki komponen konvensional. Bentuknya pun jauh lebih kecil dibandingkan dengan komponen konvensional.

Komponen SMD pertama kali dikembangkan pada tahun 1960-an dan mulai digunakan secara massal sejak tahun 1980-an hingga sekarang. Tujuan awal pengembangan komponen SMD yaitu untuk menggantikan teknologi through-hole yang dianggap boros tempat dan kurang efisien. Nah, untuk contoh komponen-komponen SMD umumnya berupa resistor, kapasitor, induktor, IC, transistor, LED, dan beberapa komponen elektronika lainnya.

Jika temen-temen belum paham mengenai komponen-komponen dasar elektronika bisa baca juga di link dibawah ini:

https://www.kmtech.id/post/yuk-kenali-komponen-dasar-elektronika


Dan untuk menginformasikan tentang komponen SMD, biasanya para produsen membuat angka ataupun huruf digit yang khusus sebagai penanda dan diletakan dipermukaan komponen tersebut. Apa sih arti dari kode-kode khusus tersebut? Yuk simak pembahasan kali ini.

Cara membaca komponen SMD :

a. Resistor

Resistor adalah salah satu komponen dasar elektronika yang masuk kedalam komponen SMD, resistr sendiri memiliki beberapa digit yaitu : penanda tiga digit, emoat digit, dan EIA-96. Perhatikan penjelasan dibawah ini.

  • Penanda tiga digit

Pada sistem tiga digit ini cara membacanya adalah angka petama dan kedua sebagai nilai resistansinya dan angka ketiga sebagai pengali perpangkatan dari bilangan 10. Sebagai contoh :

351 berarti 35 x 101 = 350 Ω

872 berarti 87 x 102 = 8700 Ω

433 berarti 43 x 103 = 43000 Ω

120 berarti 12 x 100 = 12 Ω

Untuk nilai resistansi yang lebih dari 10 Ω biasanya ditulis dengan menambahkan huruf “R” seperti contoh 6R5 (yang tertera diresistor) maka cara menghitungnya adalah “R” sebagai komah (,) jadi, nilai resistansi dari 6R5 adalah 6,5 Ω.

  • Penanda empat digit

Pada sistem membaca komponen SMD resistor ini adalah sama persis dengan penandaan yang tiga digit hanya bedanya terletak pada jumlah digit di depan faktor pengali. Berikut ini contoh pembacaan nilai resistansi dengan sistem pengkodean empat digit.

Contoh:

10002 = 100 Ω x 102 = 10.000 Ω / 10 KΩ

2700 = 270 Ω x 100 = 270 Ω

1473 = 147 Ω x 103 = 147.000 Ω / 147 KΩ

2204 = 220 Ω x 104 = 2.200.000 Ω / 2.2 MΩ

3201 = 320 Ω x 101 = 3.200 Ω / 3.2 KΩ

  • Sistem EIA-96

Sistem pengkodean EIA-96 ini untuk menandai resistor dengan toleransi 1%, yang terdiri dari tiga digit kombinasi huruf dan angka. Dua digit angka di depan menunjukkan nilai resistansi sedangkan sebuah huruf di belakang menunjukkan faktor pengali.


Contoh:

Misalnya resistor bertanda 01Y, maka cara menghitungnya, 01 berarti 100, dan huruf Y berarti 0.01 jadi tinggal kalikan saja 100 x 0.01 = 1 berarti resistor tersebut mempunyai nilai 1Ω


01Y berarti 100 × 0.01 = 1Ω

68X berarti 499 × 0.1 = 49.9Ω

01A berarti 100 × 1 = 100Ω

01C berarti 100 × 100 = 10000Ω / 10k Ω


Itulah sedikit pembahasan tentang komponen SMD ya Readers, jangan sungkan membaca dan tetap semangat!


"Learning is not about revealing facts but learning it trains the brain to think much more critically and don't give up, be patient, one by one",


Referensi :

PT. Karya Merapi Teknologi


contact@kmtech.id

Follow sosial media kami dan ambil bagian dalam berkarya untuk negeri!

YouTube: https://www.youtube.com/c/KMTekIndonesia

Instagram: https://www.instagram.com/kmtek.indonesia/

Facebook: https://www.facebook.com/kmtech.id

LinkedIn: https://www.linkedin.com/company/kmtek



2,169 views0 comments

Recent Posts

See All